WASPADA DAN BERHATI-HATILAH MULAI SEKARANG!!! KENALI JENISNYA SEBELUM TERLAMBAT, BANYAK BEREDAR UDANG PALSU DI PASARAN DARI CHINA YANG BERISIKAN GELATIN DAN LEM.. BANTU SHARE YA AGAR BANYAK YANG TAU - PETA INFORMASI

WASPADA DAN BERHATI-HATILAH MULAI SEKARANG!!! KENALI JENISNYA SEBELUM TERLAMBAT, BANYAK BEREDAR UDANG PALSU DI PASARAN DARI CHINA YANG BERISIKAN GELATIN DAN LEM.. BANTU SHARE YA AGAR BANYAK YANG TAU

Seorang customer udang di Shanghai melaporkan penemuan mencengangkan mengenai udang fresh yang baru saja dibeli di pasar. Dia kaget saat temukan udang yang dibeli di isi cairan gelatin. 

Seperti di kabarkan Shanghaiist, Kamis (20/8/2015), menurut surat berita setempat, pria itu membawa udang-udang yang dibeli ke rumah. 

Lalu saat mengupas udang itu, dia temukan bila udang yang dibelinya hanya di isi sejenis bahan kimia sama beberapa supaya. 

Bln. lalu, Shanghaiist memberitakan bila seorang konsumen juga dapatkan udang palsu yang sama. Waktu itu sang customer beli udang-udang itu dari satu pasar di Wenzhou. 

Udang palsu itu diduga berawal dari karakter udang yang cenderung menyusut setelah dicairkan (defrost). Penjual udang juga mencari langkah untuk mengakalinya. 

Mereka lalu menyuntikkan gelatin dalam udang agar udang itu terlihat lebih gendut dan fresh. 

Diluar itu, dengan menyuntikkan gelatin yang sudah ditambah zat aditif jadi berat udang bisa jadi tambah 20 hingga 30 %. 

Gelatin memanglah bisa dikonsumsi dengan cara aman. Tetapi, sebagian berspekulasi apabila lem industri digunakan untuk disuntik dalam udang. Sudah pasti lem itu beresiko. 

Demikian juga nasib customer di Shanghai, waktu lihat udang yang tampak fresh kenyataannya dijejali benda semacam jelly. Kulit udang memang asli, namun daging di dalamnya hampir tak tersisa. 

Badan Kontrol Obat dan Makanan-Minuman China saat ini menindaklanjuti laporan permasalahan udang ‘palsu’ itu. Ada sangkaan kecuali gelatin, pedagang nakal mengolesi lem industri yang memiliki kemungkinan untuk customer untuk membuat cantik tampilan udang mereka. 

Silahkan share artikel ini pada rekanmu, terutama beberapa ibu yang sukai belanja di pasar supaya tak salah beli. 
Diberdayakan oleh Blogger.